Terungkap, Makna Filosofi Topi Toga Saat Wisuda

filosofi toga wisudaSemua orang pasti tahu dan pernah melihat topi toga wisuda. Ya, semua orang yang sedang menempuh pendidikan di bangku kuliah selalu menantikan saat memakai topi toga. Waktu wisuda! Dimana tugas kuliah, skripsi, ujian, dan semua perjuangan anda telah mencapai puncaknya. Anda akan merasa bahagia pada saat itu. Dimana banyak yang mengucapkan selamat, keluarga dan orang terkasih anda datang dan memberi bunga. Apalagi jika hari wisuda anda bersama teman-teman seperjuangan. Namun kita semua sudah tahu, setelah wisuda dan lulus, kita semua akan menghadapi tingkat kehidupan yang lebih tinggi lagi. Saat-saat menentukan bagaimana kelanjutan dari masa depan kita.

Bentuk topi toga tidaklah modis, walaupun banyak yang menantikan saat untuk memakainya. Pakaian yang digunakan juga janya terdapat satu warna, yaitu hitam. Mungkin banyak yang bertanya-tanya mengapa warnanya gelap. Di hari bahagia kan seharusnya memakai warna yang cerah, menggambarkan suasana hati yang sedang penuh warna bahkan berbunga-bunga. Ternyata topi toga dan pakaian yang serba hitam yang digunakan saat wisuda mempunyai filosofi tersendiri.

Filosofi Toga Wisuda

Pemilihan warna hitam untuk topi toga mempunyai makna misteri dan kegelapan yang berhasil dilenyapkan oleh sarjana saat mereka berjuang di bangku kuliah mereka. Tidak hanya itu, sarjana diharapkan pula mampu memberikan pencerahan bagi dunia dengan segala kemampuan dan keahliannya yang diperoleh semasa kuliah. Warna hitam juga menyimbolkan kebesaran bagi yang memakainya, karena tidak hanya wisudawan yang memakainya melainkan hakim dan para pemuka agama.

Yang memiliki filosofi tinggi tidak hanya warna hitam pada jubah, topi toga yang bentuknya persegi juga memiliki filosofi tersendiri. Mahasiswa adalah agen perubahan yang dituntut memiliki pemikiran dari sudut pandang yang berbeda-beda. Itulah Makna bentuk persegi yang dimiliki topi toga. Seremoni memindahkan kuncir tali toga ke kiri, dari yang semula berada di sebelah kanan ternyata mempunyai arti. Ketika mahasiswa masih di bangku kuliah, mahasiswa cenderung menggunakan kemampuan otak kiri untuk berpikir. Sementara setelah lulus dan terjun ke masyarakat, mereka diharapkan mampu memaksimalkan otak kanannya yang berkaitan dengan softskill beserta inovasi atau pembaharuan yang diberikan kepada masyarakat.

Itulah tadi uraian mengenai filosofi topi toga wisuda, jubah hitam, dan upacara pemindahan kuncir pada tali toga. Anda yang sedang menempuh kuliah, jagalah semangat dalam menuju hari itu. Hari dimana anda menggunakan kostum wisuda. Betapa hari itu akan diliputi dengan kebahagiaan, apalagi jika anda lulus dengan predikat cumlaude. Semua mahasiswa pasti menginginkannya. Tinggal bagaimana cara anda menikmatinya dan seberapa keras usaha yang anda berikan demi tercapainya itu semua. Jagalah semangat, tingkatkan prestasi anda namun tetap utamakan kejujuran dalam menjalaninya. Karena kejujuran adalah hal yang utama untuk mengukur seberapa kemampuan kita. Tetaplah jujur terutama pada diri anda sendiri.

Bagi Anda yang akan membuat toga wisuda bisa anda pesan di konveksi baju wisuda karena Arkan konveksi sebagai jasa jahit toga wisuda yang memiliki keunggulan kualitas jahitan rapih dan harga yang ekonomis.

jasa konveksi

Sorry, you can not to browse this website.

Because you are using an outdated version of MS Internet Explorer. For a better experience using websites, please upgrade to a modern web browser.

Mozilla Firefox Microsoft Internet Explorer Apple Safari Google Chrome